Langsung ke konten utama

Tutorial Teknik Photo Prewedding

Tutorial ini bisa dibilang Teknik photo Prewedding dengan Photoshop, nama asli editan seperti ini adalah efek  LOW EXPOSURE ,  tapi dalam latihan Efek LOW EXPOSURE  dengan Photoshop ini kita menggunakan objek anak kecil.
1. Buka file lalu duplicate layer dengan menkan CTRL+J
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
Ubah blending layer duplicate menjadi soft light
( note : tergantung kualitas warna asli pada foto, apabila warna atau tingkat kecerahan pada foto sudah tinggi sebaiknya tidak usah menduplikasi layer dengan blending soft light)
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
2. Klik tanda panah merah di bawah, seperti gambar Yin & Yang (Creat new fill or adjusmnet layer)
Lalu Create new fill or adjustment layer pilih Brightness/Contrast. atur sesuai yang diinginkan. Lalu gunakan brush untuk melakukan teknik masking di area layer putih, karna agar objek  model terlihat lebih terang ketimbang Background.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
3. Klik Create new fill or adjustment layer pilih Gradient Map, sesuaikan kode warna seperti terlihat pada gambar ( note: warna bisa anda eksplorasi sendiri tergantung kualiatas warna foto asli yang diinginkan) dengan mode blending soft light atur opacity 42% atau sesuai selera  ( note : tergantung kualitas warna asli pada foto)
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
4. Klik Create new fill or adjustment layer pilih Gradient Map, dengan warna hitam putih lalu ubah blending mode menjadi Luminosity
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
5. Klik Create new fill or adjustment layer pilih Gradient Map atur kode warna seperti terliat pada gambar ataupun sesuai selera ubah blending menjadi Screen opacity 50%.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
6. Klik Create new fill or adjustment layer pilih Hue-Saturation, turunkan saturasi sesuai selera.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
7. Klik Create new fill or adjustment layer pilih Gradient Fill atur kode warna seperti terlihat pada gambar.
ubah blending mode menjadi Screen Opacity 15%.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
8.  Klik Create new fill or adjustment layer pilih Selective Color, atur nilainya seperti terlihat pada gambar.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
9. Klik Create new fill or adjustment layer pilih Exposure atur nilai seperti terlihat pada gambar. ataupun sesuai yang di inginkan.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
10. Klik Create new fill or adjustment layer pilih Gradient Map, sesuaikan kode warna seperti terlihat pada gambar ( note: warna bisa anda eksplorasi sendiri tergantung kualiatas warna foto asli yang diinginkan) dengan mode blending soft light atur opacity 42% atau sesuai selera
( note : tergantung kualitas warna asli pada foto).
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
11. Seleksi seluruh layer dengan menekan tombol shift pada keyboard, lalu seleksi semua layer, klik kanan pilih flaten image.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
12. Klik Filter>>Nik Software>>Color Efex Pro.3.0
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
13. Pilih Contrast Color Range atur nilai seperti terlihat pada gambar lalu klik ok.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
14. Hasil menggunakan nik software
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
15.  Klik kembali Create new fill or adjustment layer pilih Exposure atur nilai seperti terlihat pada gambar. ataupun sesuai yang di inginkan.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
16.  Klik Create new fill or adjustment layer pilih Gradient Fill mode screen dengan opacity 4% ataupun sesuai
dengan apa yang diinginkan.
 Teknik photo Prewedding dengan Photoshop
  Teknik photo Prewedding dengan Photoshop

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan CHAP dan PAP

Pada saat kita membuka pengaturan pada modem mungkin menemukan CHAP dengan PAP, lalu apa perbedaannya? Apa CHAP dan PAP tersebut mempengaruhi koneksi kita? Apa kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini adalah penjelsannya tentang masing-masing tersebut 1. CHAP Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP) merupakan salah satu protokol Point -to-Point yang menyediakan layanan otentikasi dengan menggunakan suatu identifier yang berubah-ubah dan suatu variabel challenge. CHAP digunakan secara periodik untuk memverifikasi pengguna atau host network menggunakan suatu metode yang dinamakan 3-way handshake . Proses ini dilakukan selama inisialisasi link establishment. Dan sewaktu-waktu bisa saja diulang setelah hubungan telah terbentuk. Berikut di bawah ini proses yang terjadi pada protokol CHAP : Setelah fase link establishment selesai, otentikator mengirimkan sebuah pesan challenge ke peer atau pasangan usernya. Peer meresponnya dengan menghitung suatu...

Mengenal PIN dan PUK 1 ataupun 2

  Mungkin diantara anda ada yang sudah mengenal apa yang dimaksud dengan PIN, PIN2, dan PUK. Ya, adalah berupa digit angka yang berhubungan dengan keamanan dalam hal ini berhubungan dengan ponsel.  Biasanya anda diminta konfirmasai untuk PIN yang anda buat dengan memasukkan kembali berikutnya untuk memastikan kebenarannya. Arti dari ketiga istilah tersebut adalah sbb: PIN (Personal Identity Number) adalah 4-8 digit kode akses yang dapat digunakan untuk mengamankan telepon Anda dari penggunaan. PIN2 (Personal Identity Number 2) adalah 4-8 digit kode akses yang dapat digunakan untuk mengakses memori prioritas nomor dan biaya panggilan. PUK (Personal Unblocking Key) dan PUK2 digunakan untuk membuka PIN dan PIN 2 kode masing-masing jika kartu SIM Anda diblokir. Ketika anda mengaktifkan PIN, maka ponsel anda aman dari tangan lain -selama hanya anda yang tahu nomor PIN anda. Ketika anda ingin mengaktifkan fitur layanan di ponsel anda, maka anda menggunakan PIN...

Perbandingan MD5 dan SHA

Nah, pada penulisan saya yang sekarang ini akan membahas dan membandingkan MD5 dengan SHA-1, tapi sebelumnya kita kenalan dulu sama krptografi... hehe.. Kriptografi (cryptography) berasal dari bahasa Yunani yaitu cryptos artinya rahasia (secret) dan graphein artinya tulisan (writing). Jadi kriptografi berarti tulisan rahasia (secret writing). Kriptografi tidak hanya ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan, integritas data, nirpenyangkalan, otentikasi tetapi juga sekumpulan teknik yang berguna. Berdasarkan kunci yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi, kriptografi dapat dibedakan lagi menjadi kriptografi kunci simetri dan kriptografi kunci asimetri. Pada sistem kriptografi kunci simetri, kunci untuk enkripsi sama dengan kunci untuk dekripsi. Jika kunci untuk enkripsi tidak sama dengan kunci untuk dekripsi, maka dinamakan sistem kriptografi asimetri. Nah, didalam kriptografi ini, terdapat fungs...